Monday, January 9, 2017

Kekuatan Berbagi Dan Memberi

MENGAPA AKU MENJADI ORANG YANG MISKIN DAN SELALU MENGALAMI KESULITAN HIDUP, SEMENTARA ORANG LAIN TIDAK
Ada seorang yang miskin dan papa bertanya pada Sang guru bijak
"Mengapa aku menjadi orang yang sangat miskin dan selalu mengalami kesulitan hidup?
Sang guru menjawab;
"Karena engkau tidak pernah berusaha untuk memberi pada orang lain"
Orang Miskin:
"Tapi saya tidak punya apapun untuk di berikan pada orang lain?
Sang guru bijak;
"Sebenarnya kamu masih punya banyak untuk kamu berikan pada orang lain"
Orang Miskin:
"Apakah itu hai guru bijak ?"
Sang guru bijak:
1. Dengan mulut yg kamu punya kamu bisa berikan senyuman dan pujian
2. Dengan mata yg kamu punya kamu bisa memberikan tatapan yang lembut
3. Dengan telinga yang kamu punya kamu bisa memberikan perhatian
4. Dengan Wajah yang kamu punya kamu bisa memberikan keramahan
5. Dengan Tangan yang kamu punya kamu bisa memberikan bantuan dan pertolongan pd orang lain yang membutuhkan, dan masih banyak lagi.
"Jadi sesungguhnya kamu bukanlah miskin hanya saja tidak pernah mau memberi pada orang lain."
"Itulah yang menyebabkan orang lain dan alam semesta juga tidak pernah mau memberikan apapun pada dirimu"
"Engkau akan terus seperti ini jika engkau tidak mau memberi dan berbagi pada orang lain dan siapapun"
"Pulanglah dan berbagilah pada orang lain dari apa yang masih kamu punya agar orang lain dan alam semesta juga mau berbagi padamu."

---------------------------------------------------------------------------------------
Jika anda tidak percaya pada nasihat di atas cobalah simak sebuah kisah nyata berikut ini:
Dulu ada sebuah kisah pelaut Indonesia yang bekerja di kapal kargo, saat kapalnya sedang bersandar di pelabuhan Jerman, ia coba berjalan-jalan di kota Jerman, sayangnya ia tersasar di tengah kota Jerman hingga ia tertinggal oleh kapal tempat dia bekerja, dan tidak punya apa-apa lagi tidak punya uang, makan, tempat berteduh dan sebagainya, tidak juga bisa bahasa Jerman, tak seorangpun dia kenal dan mengenalnya, belum ada hp seperti sekarang. Satu-satunya yang dia ingat adalah sepatah kata bahasa Jerman “Helfen” atau yang berarti bantu.
Nah singkat cerita dia cuma punya badan yang bisa dia gunakan untuk membantu orang, akhirnya setiap ada nenek-nenek kesusahan bawa belanjaan barang berat di datangi dan bilang Helfen...helfen...sambil memberikan senyuman ramah dan si nenek Jerman pun paham maksudnya, akhirnya ia diberi upah oleh si Nenek dan mulai ia bisa membeli makan untuk mengisi perutnya yang keroncongan.
Kemudian juga ada kakek dan nenek-nenek lainnya, dan terus itu dia lakukan hingga suatu ketika ia diminta untuk membawa barang sampai di rumah, mulai dari sana si Kakek meminta bantuan dia untuk mengurusi rumahnya, dan kemudian kebunnya.... dan dari sanalah semuanya bermula hingga akhirnya ia menjadi warga Jerman yang memiliki usaha di Jerman dan hidup berkecukupan.
Nasib kita itu adalah buah dari perbuatan kita sendiri. 
Seandainya si pelaut ini memilih untuk terus mengeluh dan bukannya mencari akal dan terus berusaha untuk memberikan apa yang bisa ia berikan pada orang lain mungkin ia hanya akan menjadi pengemis dan peminta-minta di Jerman. 
LUAR BIASA!!!

Sunday, January 8, 2017

Ceritakan Pengalaman Anda ( Kisah Nyata Anda Dalam Berbagi/Beramal/Bersedekah )

Setiap insan manusia, seharusnya mempunyai waktu atau sekali dalam hidup untuk beramal / bersedekah.

Ceritakanlah dan berbagi untuk motivasi semua...( lewat komentar ya guyz)



Percayakah Anda Dengan Kekuatan Berbagi?




Kisah Sedekah Wanita Kaya Pada 3 Orang Miskin


Bersedekah itu bisa menjadi penolak bala. Sudah banyak kisah keajaiban sedekah yang membawa seseorang pada kebaikan dan keselamatan, bukan pada kemiskinan. 
Pernah tidak Anda memilih untuk tidak memberi uang sedekah pada pengemis karena menganggap bahwa banyak pengemis itu berpura-pura miskin? Ironis memang tapi hal ini cukup banyak di lingkungan masyarakat kita saat ini. Seperti kisah yang satu ini.
Ada seorang wanita kaya yang sedang menikmati pemandangan di taman. Tak berapa lama, seorang anak yang lusuh duduk di sebelahnya. Ia tidak bicara dan tidak pula melihatnya. Hanya saja bocah itu memegangi perutnya, sepertinya ia kelaparan. Wanita itu meliriknya dengan risih, setelah beberapa lama ia meninggalkannya. 
Sambil berjalan ia membatin, "Anak jaman sekarang sudah diajari mengemis dan mengiba-iba. Aku tidak akan membiarkan sedekahku dimakan orang yang tak seharusnya."
Wanita itu lalu duduk di dekat air mancur. Ia merasa tenang dengan suara gemericik air. Namun ternyata ada seorang wanita tua lusuh yang duduk di atas triplek ber-roda seadanya. Suara rodanya cukup nyaring dan menarik perhatian wanita kaya itu. 
Si wanita lusuh ini kakinya diperban dan berdarah-darah, tampaknya terluka dan lumpuh. Melihatnya, wanita ini pun tak tega. "Sudah tua dan terluka masih mencari uang. Betapa malangnya.." lalu wanita ini mengeluarkan selembar uang dan memberikannya pada wanita lusuh itu. "Ini, Bu. Buat makan dan berobat," ujarnya. Wanita tua itu mengangguk tanda terima kasih dan pergi. 
Melihat ibu tua itu pergi dan ia baru saja membantunya, hati wanita ini menjadi damai. Tak berapa lama ia melihat ada anjing yang lepas dari pemiliknya dan lari sambil menyalak menuju wanita tua itu. Hendak memperingatkan pengemis tua tersebut, sang wanita dikejutkan dengan apa yang dilihatnya. 
"GUK..GUK...!!" suara anjing itu menyalak keras. Dan ternyata, pengemis tua tadi lari terbirit-birit dengan membawa papan tripleknya. "Lho, ternyata dia tidak lumpuh?" wanita ini terkejut dan merasa dibodohi. 
Ia pun berjalan dengan sedikit kesal keluar taman. "Dasar pengemis jaman sekarang juga sukanya menipu!" gumamnya karena jengkel. Di depan gang taman, wanita tersebut bertemu dengan seorang pria tua yang kesulitan menyeberang. Ia tampak bersih dan bertopang pada sebuah tongkat. 
"Tolong saya, Nak. Susah menyeberang," ujarnya. Wanita ini oun menjadi luluh dan iba, teringat akan ayahnya yang juga sudah tua. Maka ia membantu orang tersebut menyeberang. Saat sudah sampai tengah jalan, kakek itu berkata, "Sudah, Nak. Jalan sebelah sini sepi. Saya bisa sendiri."
Wanita itu pun mengiyakan sambil berpesan agar kakek itu hati-hati. Tetapi, kekagetan kedua terjadi. Saat sampai kembali di sisi jalan, wanita itu melihat ada truk berkecepatan tinggi hampir menyambar sang kakek. "Awas, Keeek.."
Truk itu sudah membunyikan klakson. Tapi di luar dugaan, kakek ini malah terkejut dengan klakson super nyaring itu. Tongkat, sandal dan tas yang ia bawa berhamburan sementara ia melarikan diri. Lagi-lagi, wanita ini kena tipu. 
***
Ketidakberuntungan yang bertubi-tubi membuat wanita ini sebal pada dirinya sendiri. Ia pun mendengus dan memasang wajah murung di taman. Ia ingin minta dijemput saja oleh sopirnya. Tapi saat mencari dompet dan HP nya, wanita ini tak bisa menemukannya. 
"Di mana dompet dan HPku?" wanita ini mulai panik. Ia merogoh seluruh is tas, tapi tak menemukannya di mana-mana. Ia pun memasang wajah bingung dan kembali memeriksa tasnya. 
Tiba-tiba, sebuah tangan kecil menepuk-nepuk bahunya. Saat wanita itu menoleh, kedua tangan kecil itu memberinya ponsel dan dompet yang ia cari. Wanita itu melongo, ia adalah anak yang duduk bersamanya tadi di bangku yang lain. Wajahnya masih lusuh tapi sudah lebih tersenyum. 
"Hati-hati, Bu. Di sini banyak copet. Bapak yang menyeberang tadi diam-diam mengambil dompet ibu saat ibu tidak sadar," ujarnya polos. Wanita itu menerima dompetnya dengan masih melongo tapi tak bisa berkata apa-apa. Ia mulai berkaca-kaca dan memeluk anak itu. "Maaf ya, Nak.." ujarnya. Tak lama ia membelikan anak itu makan dan minuman. 
Rupanya anak kecil itu bukan pengemis. Ia memang menjadi pemulung dan belum makan sejak pagi. Ia duduk di sana karena lelah dan ingin beristirahat. Tapi, wanita ini malah berprasangka buruk padanya. 
Ladies, kalau kita ingin bersedekah pada orang lain, lakukanlah dengan tulus dan ikhlas. Tak perlu curiga siapa yang kita bantu. Tak perlu memperhitungkan untuk apa uang itu nantinya, biarlah menjadi urusan antara orang tersebut dengan Tuhan.
Hati kecil kita pasti tahu saat kita memang ingin tulus membantu mereka yang membutuhkan. Semoga kisah ini bisa menginspirasi kita semua. 

10 Negara dengan penduduk yang suka beramal, Indonesia di urutan kedua


Kamis (29/9/2016),

Hasil riset yang dilakukan oleh lembaga internasional Gallup mengungkap daftar negara paling dermawan di dunia. Hebatnya, Indonesia juga masuk dalam daftar itu.
Data tersebut diterbitkan di Forbes

Peringkat pertama ditempati oleh Myanmar. Data tersebut menyebutkan bahwa sebagian besar penduduk Myanmar sering melakukan sumbangan amal secara rutin dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Myanmar menduduki peringkat pertama dengan presentase 91 persen penduduk yang senang beramal. Ajaran Budha Theravada yang dianut oleh warga Myanmar dianggap memiliki andil yang cukup besar dalam pemberian sumbangan dibanding negara-negara Asia lainnya.
Dalam ajaran tersebut disebutkan bahwa perbuatan yang dilakukan dalam kehidupan sekarang akan berimbas baik di kehidupan mereka selanjutnya.

Berikut adalah daftar negara paling banyak beramal di dunia:

1. Myanmar, 91 persen
2. Indonesia, 75 persen
3. Australia, 73 persen
4. Malta, 73 persen
5. New Zealand, 71 persen
6. Iceland, 70 persen
7. Inggris, 69 persen
8. Norwegia, 67 persen
9. Belanda, 66 persen
10. Irlandia, 66 persen. 

Bangga sama Indonesia, beramal membawa kedamaian. Kekuatan berbagi itu Nyata





Bill Gates



Bill Gates adalah salah satu nama paling terkenal di jagat teknologi. Ia mendirikan Microsoft yang menjelma sebagai perusahaan software terbesar di dunia. Nama Bill Gates sering dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia. Padahal, perjalanan hidupnya bisa dibilang tidak terlalu mulus dimana ia lebih memilih drop out dari universitas.

Nama lengkap Bill Gates adalah William Henry "Bill" Gates III. Ayahnya bernama sama dengannya William Henry Gates II yang saat ini berusia 86 tahun. Sedangkan sang ibu, Mary Maxwell Gates meninggal dunia tahun 1994.

Ayah Gates berprofesi sebagai pengacara cukup terkenal. Sedangkan sang ibu menduduki dewan pimpinan di berbagai perusahaan. Gates punya dua saudawar wanita bernama Kristianne dan Libby.

Di keluarga yang berada itulah, Bill Gates tumbuh besar. Bill sangat dekat dengan ibunya, Mary. Mary di masa mudanya dikenal sebagai atlet dan mahasiswa top. Dia menanamkan nilai kedisplinan pada anak-anaknya, termasuk pada Bill Gates.

Mary menuntut anaknya untuk selalu belajar keras, berolahraga dan mengikuti les musik. Dia juga berharap anak-anaknya berpakaian dengan pantas dan ramah kepada para tamu yang berkunjung ke rumah.

"Dia orang tua yang banyak terlibat dengan anaknya. Bukan hanya soal peringkat di kelas atau semacamnya, namun bagaimana kami harus bersikap di publik," tukas Libby Armintrout, adik Bill Gates.

Kutu Buku

Sejak usia muda atau sekitar 10 tahun, Bill Gates menurut penuturan ayahnya sudah sangat suka belajar. Dia sudah tamat membaca World Book Encylopedia dari seri awal sampai akhir.

"Saya sungguh memiliki banyak impian ketika masih kecil dan saya pikir hal itu tumbuh dari fakta bahwa saya punya kesempatan untuk banyak membaca," kata Gates suatu ketika.

Orang tuanya pun sangat mendukung hobi yang bagus tersebut. Mereka selalu membelikan buku apapun yang diminta oleh anaknya. Pada usia 11 tahun, Gates sudah aktif bertanya pada ayah soal topik bisnis sampai peristiwa dunia.

"Sungguh menarik dan saya pikir itu adalah hal yang hebat. Namun ibunya tidak menyukai kebiasannya itu," kenang Gates senior.

Ya, sang ibu mulai khawatir karena Gates mulai cenderung hanya suka berkutat dengan buku ketimbang berhubungan dengan orang lain. Gates pun mulai sering bertengkar dengan ibu yang berupaya mengontrolnya

Ayah dan ibu Gates mulai khawatir karena anaknya terlihat cepat bosan. Ia memang anak yang pandai dan mampu menyerap semua pelajaran dengan baik.

Pada umur 13 tahun, Bill menuntut ilmu di sekolah eksklusif, Lakeside School. Dia dikenal sebagai siswa yang sangat pandai di sana.

Di sisi lain, Bill Gates mulai tidak suka dikontrol orang tuanya. Pada sebuah makan malam ketika Gates masih remaja, ia berkata cukup kasar pada sang ibu karena sebuah pertengkaran. Sang ayah pun melempar botol minum ke wajah anaknya. Ia kecewa anaknya menjadi bandel.

Gates akhirnya dibawa ke seorang terapis. Sang konselor menyatakan bahwa pada akhirnya, sang anak akan menang dalam 'pertengkaran' sehingga disarankan untuk tidak terlalu mengekangnya.

Ibu dan ayah Gates akhirnya membiarkan anaknya tumbuh mandiri dan tidak terlalu mengekangnya lagi. Gates pun gemar berpetualang untuk menyalurkan hobinya mengutak atik komputer.

Dia pernah menghabiskan beberapa malam di University of Washington untuk main komputer gratis. Dia pernah pula bekerja paruh waktu sebagai programmer di sebuah power plant di selatan Washington.

Drop Out dari Universitas Harvard

Akhirnya setelah mendirikan Microsoft bersama Paul Allen, Bill Gates memutuskan drop out dari Harvard University. Meski berat, orang tuanya mendukung keputusannya itu.

"Mary dan aku sangat cemas tentang itu. Harapannya dan aku sebenarnya sama dengan orang-orang yang punya anak di universitas, yaitu agar dia wisuda," kata Gates senior.

Ibunya tetap meminta Gates melakukan beberapa hal. Misalnya menjaga rumahnya tetap bersih dan datang berkunjung seminggu sekali untuk makan bersama.

"Sungguh sebuah keputusan berat dan saya tahu orang tua juga mengkhawatirkannya. Dan meskipun saya tidak akan pernah mendorong orang lain untuk drop out sekolah, bagi saya pilihan itu memang tepat," ucap Bill Gates suatu ketika.

Namun Gates pernah menyatakan penyesalan tidak sempat menyelesaikan kuliahnya. Dia pun meminta agar para mahasiswa tidak mengikuti jejaknya.

"Saya kira drop out kuliah bukan ide yang bagus. Saya senang bisa menempuh kuliah meski hanya dua setengah tahun. Saya melengkapi beberapa kuliah dengan kursus online," kata Gates dalam sebuah pidato di Universitas Chicago.

Pilihan Bill Gates untuk drop out memang tepat baginya. Ia fokus mengembangkan Microsoft yang kemudian berjaya sebagai produsen software komputer terbesar di dunia.

Sistem operasi Windows sampai sekarang masih sangat dominan dipakai di mayoritas komputer. Dan belum ada pesaing yang cukup berarti. Bill pun kerap dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia. Harta kekayaannya diestimasi USD 61 miliar.

"Saya mengambil langkah raksasa dan segera. Jika Anda berada di tempat dan waktu yang tepat dan memiliki visi ke mana teknologi baru akan menuju namun Anda tidak beraksi, Anda tidak akan pernah bisa sukses," katanya mengenai resep suksesnya.

========================================================================

Berdasarkan majalah Forbes

Selama 20 tahun berturut-turut, pendiri sekaligus Chairman Microsoft, Bill Gates, menjadi orang terkaya di Amerika Serikat 

Meskipun dia menghabiskan banyak uang untuk kegiatan amal dan berjanji akan menyumbangkan mayoritas kekayaannya, Gates bukannya bertambah miskin. Dia justru bertambah kaya.

Menurut data ini, tambahan kekayaannya justru tidak datang dari Microsoft. Gates memiliki kekayaan sekitar US$ 72 miliar (sekitar Rp 790 triliun) dan kekayaan dari Microsoft hanya sekitar seperlima saja.


Gates diketahui memiliki saham di beberapa perusahaan, seperti perusahaan pembuat traktor Deere & Co, perusahaan kereta api Canadian National Railway, dan perusahaan botol Meksiko Mexican Coke. 

Strategi diversifikasi investasi saham ini terbukti langkah cermat. Sejak Januari ini, Gates memperoleh tambahan kekayaan US$ 9,8 miliar (Rp 107,8 triliun) , menurut data Bloomberg Billionair Index.


Pada awal tahun ini, kekayaannya bertambah US$ 7 miliar (sekitar Rp 77 triliun) dibandingkan dengan awal tahun lalu.




Bill & Melinda Gates Foundation adalah yayasan yang luar biasa. Pada tahun 2013, yayasan ini disebut sebagai yayasan amal terkaya di dunia, dengan aset lebih dari USD 34 Milyar. Yayasan ini juga terbuka. Donatur diperbolehkan untuk melihat bagaimana uang sumbangan mereka digunakan oleh yayasan ini. Yayasan ini memiliki empat program: Divisi Pengembang Global, Divisi Kesehatan Dunia, Divisi Amerika Serikat, dan Divisi Kebijakan dan Advokasi Dunia. 

Menurut Bill Gates, settiap pengusaha seharusnya terlibat lebih banyak di dalam kegiatan amal dan riset kemanusiaan. Keinginan ini pun mendapat sambutan. Pada tahun 2006, Warren Buffet salah satu taipan mega triliuner bergabung ke dalam yayasan ini. Warren Buffet menyuntikkan dana USD 30 milyar ke yayasan ini.

Sejak 2007 hingga 2012, Gates telah menyumbang US$ 28 miliar (sekitar Rp 308 triliun).

Inilah kekuatan berbagi nyata...

Percayakah Anda Dengan Kekuatan Berbagi

Saturday, January 7, 2017

Kekuatan Sedekah Rp 5.000 Membawa Anugrah Hidup

Posting artikel manfaat dan berbagi dari tetangga sebelah...

Kekuatan Sedekah Rp 5.000 Membawa Anugrah Hidup By Chana 

Saya lupa tepatnya tanggal berapa di mana dan jam berapa, tapi yang pasti itu jam setelah maghrib dan di daerah rawamangun, Jakarta ;)

Waktu itu saya sedang mencari ATM (Anjungan Teller Mandiri) Bank Mandiri, bersama pacar saya dia yang menyetir mobil. Kebetulan ATM itu berada di tempat yang mengharuskan memotong jalur lawan arah, kira-kira begini deh…

Sebenarnya tidak sulit untuk memotong jalur seperti itu walau dalam keadaan jalan yang agak macet, tapi pacar saya tidak lebih hati-hati untuk melihat situasi, jadilah dia menyerempet mobil orang. Pintu kanan mobil pacar saya pun bengkok cukup parah dan sangat terlihat pada pintu belakangnya, sedangkan mobil yang diserempet cuma lecet.

Berdebat-berdebat antar kedua pemilik mobil jauh di luar sana, entah mereka nego apaan saya nggak ngerti karena saya nungguin di dalam mobil :arrow: abisnya bingung. Akhirnya pacar saya masuk ke mobil dan meminjam uang saya untuk ganti rugi pada orang yang diserempet :| nasib..

Akhirnya saya mengambil uang di ATM dan memberikannya (meminjamkan :lol: ) pada pacar saya. Setelah pacar saya pergi untuk memberikan uang tersebut pada orang-yang mobilnya diserempet- itu, ada seorang ibu-ibu menghampiri saya. Ibu itu meminta saya untuk memberikan sumbangan untuk panti asuhan yang dikelola suatu yayasan. Saya pertamanya bingung, ini kena lagi kena susah kenapa ada orang minta sumbangan:?: Dan tiba-tiba saya pun teringat cerita guru les saya dulu, kalau dia pernah mendapat berkah dengan bersedekah disaat susah. Akhirnya saya menyumbang Rp5.000 atas nama pacar saya.

Sekitar 5 menit setelah ibu itu pergi, pacar saya pun kembali dengan wajah stress. Permasalahan antar pemilik mobil memang sudah selesai, tapi permasalahan pacar saya belum selesai karena mobil itu bukan benar-benar milik dia tapi punya mamanya. Makanya dia pun stress membayangkan mamanya yang memarahi dia nantinya. Saya pun berusaha menenangkan walau dia masih aja stress. :lol:

Esoknya saya menanyakan pada pacar saya apakah dia sudah dimarahi atau belum. Pacar saya malah tertawa dengan aneh karena ternyata orang rumahnya termasuk mamanya nggak ada yang sadar kalau pintu belakang ada yang bengkok! Saya bingung dan bertambah bingung karena pacar saya bilang mobilnya saat itu sedang dibawa mamanya pergi ke puncak bersama papanya. Alhasil pacar saya tidak jadi stress dan malah bingung kenapa tidak ada yang sadar. Sekitar 2 hari kemudian, mamanya sudah pulang dan saya kembali menanyakan bagaimana akhirnya pada pacar saya lewat telepon. Pacar saya kembali tertawa karena ternyata mamanya belum sadar juga. Saya pun ikutan bingung.

3 hari kemudian barulah bengkok mobil itu ketahuan. Saya mengetahuinya ketika saya menanyakan pada pacar saya lagi. Dan dia pun tidak dimarahi seperti bayangan dia sebelumnya. Mamanya hanya mengomel sebentar dan berlalu layaknya tidak ada kejadian apa-apa.

Saya takjub, :shock: , dan bertanya-tanya kenapa bisa seperti itu. Padahal bengkok mobil itu bisa terlihat walau dari jauh sekalipun. Tapi kenapa bisa nggak ketahuan selama 5 hari?

5 hari? Akhirnya saya mengingat-ingat kembali kalau saya menyumbangkan uang Rp5.000 pada ibu-ibu yayasan panti asuhan pada hari kejadian 5 hari sebelumnya. Saya berpikir, apakah itu kekuatan dari jumlah yang saya sumbangkan atas nama pacar saya? Atau hanya kebetulan belaka? Entahlah, memang cepat atau lambat pintu yang bengkok itu akan ketahuan juga, tapi saya rasa ketidaksadaran itu bukan kebetulan ;) . Mungkin itu memang kekuatan dari sedekah itu sehingga menutup mata orang rumah pacar saya untuk menyadari akan bengkoknya pintu. Saya jadi berpikir kalau saya waktu itu nyumbang Rp50.000, mungkin tidak akan ketahuan 10 hari kali ya…. :lol:


Yah, dari sini saya mendapat hikmah dari sini, bahwa di saat susah sekalipun jangan pernah tinggalkan sedekah. Karena sedekah akan membawa keberuntungan dan berkah. ;)

Jika merasa bermanfaat, berbagi link ini



PERCAYAKAH ANDA DENGAN KEKUATAN BERBAGI?





BERBAGI BISA MENOLAK BENCANA / MALAPETAKA?

BERBAGI TIDAK MEMBUAT DIRIMU MENJADI MISKIN TETAPI SEMAKIN KAYA?

BERBAGI BISA MEMBAWA HAWA POSITIF DI TUBUH ANDA / SEMAKIN DISUKAI ORANG?


BENARKAH BEGITU?

PERCAYAKAH ANDA?

MARI KITA BERTINDAK DAN BUKTIKAN… 

INGAT!!

Perjalanan jarak 1km, di mulai dari langkah pertama.

Terima kasih sebelumnya buat Anda sudah meluangkan waktu untuk ikut serta berbagi(waktu) di website ini, perlu di ketahui didunia ini segala sesuatu perlu proses, 
Anda hari ini berbagi, Anda akan dikembalikan setelah proses waktu. Setuju?

Mari kita berdoa bersama dan percaya akan kekuatan berbagi itu indah dan nyata.




=======================================================================
Saya akan mengajak Anda untuk merenung kehidupan kita sejenak.

Pernahkah Anda berpikir uang di tangan kita dengan bank hanya dipakai untuk berputar – putar?
Bayangkan Anda punya tabungan di bank. Maka tiap bulan Anda akan dikenai biaya bunga… Anda harus membayar bunga / membiayai mereka(karyawan bank), karena kita memakai fasilitas bank.

Tetapi bagi orang yang punya banyak uang / jumlah uang sangat banyak di bank(contohnya deposito).. mereka akan mendapat bunga dari bank...kok bisa?ya bisa, karena bank memakai uang tersebut untuk perputaran bisnis perbankan yang bisa menghasilkan uang, sehingga bank sanggup memberi bunga buat nasabah deposito.

Oleh karena itu, saya ingin ajak Anda semua untuk menjadi bagian dari orang berbagi
Dana hasil orang berbagi yang dikumpulkan akan dipakai untuk perputaran dibank.
Dengan jumlah yang banyak, maka akan mendapatkan bunga dari bank.

Percayalah segala sesuatu butuh proses, dan kekuatan berbagi Anda akan dikembalikan pada dalam proses waktu.

Ilustrasi :
10 Orang berbagi x Rp 50.000,- = Rp 500.000,-
100 Orang berbagi x Rp 50.000,- = Rp 5.000.000,-
1000 Orang berbagi x Rp 50.000,- = Rp 50.000.000,-
10000 Orang berbagi x Rp 50.000,- = Rp 500.000.000,-
100000 Orang berbagi x Rp 50.000,- = Rp 5.000.000.000,-....

Berapa jumlah penduduk Indonesia? 200.000.000 penduduk lebih… ( DUA RATUS JUTA PENDUDUK LEBIH) WOW…

Kita asumsi ada 10 persen orang berbagi dari penduduk Indonesia, maka ada 20.000.000 penduduk

20.000.000 Orang berbagi x Rp 50.000,- = Rp 1.000.000.000.000 ( 1 triliun )

Dari jumlah 1 triliun rupiah, Berapa bunga yang bisa kita dapat dari bank? bisa bisnis amal?bayangkan kekuatan yang sangat besar untuk berbagi dengan orang lain.

Kekuatan orang berbagi ini akan dikembalikan buat orang yang berbagi…mari lah kita menjadi manusia pemberi buat orang yang membutuhkan.

Kekuatan berbagi yang baik mulai dari tindakan nyata.

Perlu Anda ketahui semua, kekuatan berbagi sebenarnya tidak mengharapkan kembalian…tetapi kekuatan waktu yang akan mengembalikannya dalam bentuk apapun.

SIAPKAH ANDA UNTUK BERBAGI ?

INGAT APA YANG ANDA LAKUKAN SEKARANG ADALAH ATAS KESADARAN ANDA SENDIRI UNTUK BERBAGI DENGAN IKHLAS DAN TIDAK ADA UNSUR PAKSAAN



BAGI ANDA YANG SIAP BERBAGI, CANTUMKAN NAMA BANK, NOMOR REKENING, DAN PEMILIK REKENING DI KOMENTAR.

SERAHKAN SEMUANYA KEPADA KEKUATAN BERBAGI, PROSES WAKTU AKAN MEMBUKTIKAN SEMUANYA.

Berbagi artikel ini jika merasa bermanfaat bagi yang lain!! Berbagi itu indah...